Ganti alamat usaha, ubah nama pemilik, atau data lain di sertifikat merek terdaftar — semua perubahan ini wajib dicatatkan resmi ke DJKI supaya statusnya tetap valid secara hukum.
Pemberitahuan penting seperti jadwal perpanjangan atau sanggahan bisa terkirim ke alamat lama kalau data di sertifikat belum diperbarui.
Data yang tidak sinkron antara sertifikat merek dan dokumen legalitas usaha bisa menghambat proses pengalihan, perpanjangan, atau perjanjian lisensi.
Data merek yang tidak sesuai kondisi terbaru bisa dipertanyakan mitra bisnis, bank, atau instansi lain saat memverifikasi legalitas usaha Anda.
Harga di bawah bersifat sementara/ilustratif — sesuaikan dengan struktur biaya Anda sendiri.
Pindah alamat usaha, ganti nama badan hukum, atau perubahan kepemilikan internal — hal-hal ini terkesan administratif, tapi kalau tidak dicatatkan ke DJKI, data merek Anda jadi tidak sinkron dengan kondisi usaha yang sebenarnya.
Data yang tidak diperbarui bisa menyulitkan Anda sendiri saat mengurus perpanjangan, pengalihan, atau saat DJKI perlu mengirimkan pemberitahuan resmi terkait status merek Anda — termasuk saat masa perpanjangan sudah dekat.
Kami bantu petakan data mana saja yang perlu diperbarui — nama pemilik, alamat, atau data administratif lainnya.
Dokumen bukti perubahan disiapkan, misalnya KTP/akta terbaru, surat keterangan domisili, atau akta perubahan perusahaan.
Permohonan pencatatan perubahan data diajukan resmi ke DJKI melalui rekanan Konsultan Kekayaan Intelektual terdaftar.
Setelah disetujui, data pada sertifikat dan basis data DJKI resmi diperbarui sesuai kondisi terbaru usaha Anda.